Video Detik-detik Sengketa Tanah, Nyawa Melayang di Ujung Parang

Video Detik-detik Sengketa Tanah, Nyawa Melayang di Ujung Parang

Detik-detik Sengketa Tanah, Nyawa Melayang di Ujung Parang

Transsulawesi.com, Bone -- Beredar video perkelahian antarwarga yang masih memiliki hubungan kekerabatan, di Desa Otting, Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone, Sulsel, Jumat (15/2/2019).

Perkelahian hingga berujung maut tersebut disebabkan sengketa rebutan tanah. Video yang beredar tersebut diduga direkam oleh pelaku.

Kapolsek Tellu Siattinge, Iptu Syarifuddin menceritakan, peristiwa ini bermula saat Syahrir bersama dengan putranya bernama Wawan Saputra memasang pagar di tanah yang disengketakan dengan pihak Mappa, istri Mappa bernama Tamare, dan ipar Mappa bernama Emmang.

Kedua keluarga itu sebenarnya masih memiliki hubungan kekerabatan, namun kalap karena harta.

Tahu di atas tanah sengketa itu telah terpasang pagar, Mappa bersama Emmang dan Tamare kemudian mendatangi Syahrir dan Wawan Saputra untuk menegur.

Namun, teguran itu berbuah cekcok.  Sejam kemudian, situasi lalu kian memanas hingga terjadi kontak fisik.

Merasa lawan tak seimbang, Syarir lalu berusaha melarikan diri, namun dikejar Mappa, Emmang, dan Tamare. Sambil mengejar, mereka lalu mengujamkan batu ke penggung Syahrir.
 

Nonton Videonya (18+) :

Melihat ayahnya jadi sasaran, Wawan Saputra membalas dengan cara memukul punggung Emmang menggunakan linggis.

Emmang kemudian pun terkapar, namun tak lama kemudian bangkit sambil menghunuskan badik dari pinggangnya untuk menikam Syahrir dan Wawan Saputra.

Upaya Emmang seketika terhenti ketika Syahrir langsung mengayunkan parang ke bagian belakang Emmang. Melihat itu, Mappa segera membantu Emmang memarangi Wawan Saputra, namun ditangkis.

Wawan Saputra lalu balik melawan dengan cara memukul bagian belakang Mappa menggunakan linggis hingga terkapar.

Luka parah pun terjadi di leher Mappa hingga menghembuskan nafas terakhirnya di lokasi kejadian. Sementara, Emmang dilarikan ke rumah sakit.

Usai melakukan perbuatannya, Syahrir dan Wawan Saputra mencoba kabur, tapi beberapa jam kemudian diciduk polisi. (sam)

 

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.