Pendaftaran CPNS 2019 Hanya Sulteng dan Dua Wilayah Lain, PPPK 2019 Seluruh Indonesia

Pendaftaran CPNS 2019 Hanya Sulteng dan Dua Wilayah Lain, PPPK 2019 Seluruh Indonesia

Sejumlah peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan bersiap mengikuti ujian di kantor RRI Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (12/11/2018). ANTARA FOTO/Darwin Fatir/pras.

Transsulawesi.com, Banggai -- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Syafruddin, menyebut pemerintah akan kembali menggelar rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Rekrutmen ini akan dibuka pada Maret 2019.

“ Tak ada gonjang-ganjing. Mulus, kok. Sudah selesai semua, tidak apa-apa,” kata Syafruddin usai rapat dengan Komisi II DPR tentang evaluasi Hasil Tes CPNS 2018.

Namun, ternyata penerimaan tersebut hanya dilakukan untuk tiga daerah saja.

Satu daerah tersebut adalah Sulawesi Tengah yang proses seleksi CPNS 2018 tertunda lantaran adanya bencana alam.

Akun KemenPAN-RB juga menuliskan bahwa rekrutmen CPNS pada Maret 2019 selain tiga wilayah tersebut tidak ada alias tidak digelar.

Namun, selain pendaftaran CPNS 2019, tahun ini juga akan dibuka pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K).

PPPK akan dibuka untuk seluruh wilayah di Indonesia. Dikabarkan, Februari ini, pemerintah akan membuka rekrutmen untuk PPPK.

Dikutip dari laman www.menpan.go.id ada 150.000 PPPK yang dibutuhkan untuk mengisi formasi yang dibuka. Seleksi akan dibuka dalam dua tahapan.

Tahap pertama dikhususkan untuk eks Tenaga Honorer K2 (THK2) pada posisi guru/dosen, tenaga kesehatan, dan penyuluh pertanian yang memenuhi syarat.

Sedangkan tahap kedua, PPPK dibuka untuk formasi umum.

Rekrutmen PPPK ini bertujuan untuk akselerasi kapasitas organisasi serta mencapai tujuan strategis.

Syafruddin mengatakan pihaknya berencana membuka lowongan untuk masyarakat luas untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Rencananya, dua bulan lagi lowongan akan dibuka.

“ Tahun 2019 ini Maret ada penerimaan CPNS,” kata dia.

Mantan Wakapolri ini mengatakan jumlahnya lebih sedikit dari seleksi CPNS 2019. Jumlahnya hanya 100 ribu formasi.

“ Kalau 2018 itu kan 238 ribu. Kalau 2019 itu sekitar 100 ribu,” kata dia. (mhr)

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.