Transsulawesi.co, Banggai - Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, S.P., M.P., M.M., secara resmi membuka Pelatihan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Teknis, Tenaga Kesehatan, dan Tenaga Guru Kabupaten Banggai Tahun 2026 pada Jumat (25/9/2026) di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Banggai.
Orientasi PPPK dilaksanakan untuk memperkenalkan tugas dan fungsi dasar Aparatur Sipil Negara (ASN), memberikan pemahaman yang mendalam mengenai tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas, serta membangun semangat loyalitas dan integritas sebagai aparatur yang siap melayani masyarakat. Peserta Orientasi PPPK Tahun 2026 berjumlah 1.238 orang, terdiri atas 841 tenaga teknis, 187 tenaga kesehatan, dan 210 tenaga guru.
Mengawali sambutannya, Bupati Banggai menyampaikan bahwa pelatihan orientasi PPPK ini bukan hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga merupakan pondasi penting dalam membentuk karakter ASN untuk terus meningkatkan kedisiplinan.
“Kadang PPPK ini ada yang masuk, kadang tidak masuk. Makanya dilakukan orientasi supaya teman-teman semua paham bahwa ketika menjadi ASN, banyak rambu-rambu yang harus dilaksanakan. Karena tujuan orientasi ini memberikan pengetahuan dalam rangka pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika, serta pengetahuan dasar,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perlu menyiapkan PPPK untuk dapat menjalankan korps dan fungsinya dengan baik. Dengan adanya orientasi ini, para PPPK dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sikap, dan perilaku sesuai nilai-nilai dasar ASN, antara lain berakhlak untuk kinerja, berdaya saing, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Setelah orientasi ini, saya berharap tidak ada lagi teman-teman, utamanya para tenaga teknis, yang wara-wiri tidak jelas di mana tempatnya dan apa kerjanya. Kalau masih ada juga yang tidak jelas, maka akan saya sampaikan kepada Kepala BKPSDM untuk tidak memperpanjang kontraknya. Karena sia-sia kita membayar, tetapi tidak ada kerjanya,” tegas Bupati Banggai.
Ia juga menyampaikan bahwa PPPK diharapkan mampu menerapkan Core Values ASN (Nilai-Nilai Dasar BerAKHLAK) dan employer branding untuk membangun identitas ASN yang kuat dan positif. “Saya berharap kepada semua pegawai PPPK Kabupaten Banggai bisa berkolaborasi dalam memajukan daerah Kabupaten Banggai yang sangat kita cintai,” pungkasnya.
Kegiatan orientasi PPPK ini terbagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan pada 18 September–25 November 2026, sedangkan gelombang kedua dilaksanakan pada 28 September–19 Desember 2026. Metode pembelajaran diadakan secara daring atau online melalui self-learning (belajar mandiri) dengan menggunakan aplikasi Learning Management System (LMS) selama kurang lebih 15 hari.
Pelaksanaan orientasi PPPK ini diharapkan mampu memperkuat profesionalitas, karakter, dan kesiapan seluruh peserta dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah. Dengan bekal yang memadai, para PPPK diharapkan dapat memberikan kontribusi optimal bagi pembangunan daerah.