Dilan Lewat Mana? Selain Nikahan, Demonstrasi Sering Mengorbankan Jalan Raya

Dilan Lewat Mana? Selain Nikahan, Demonstrasi Sering Mengorbankan Jalan Raya

Grafis: Transsulawesi

Transsulawesi.com, Banggai -- Jalan raya merupakan jantung kehidupan manusia dalam menjalankan aktifitasnya. Sehingga jalan raya merupakan penyangga utama dari seluruh aktifitas ekonomi atau sosial manusia di dunia manapun itu.

Namun, terkadang di negara +62 yang kita cintai ini sering kali jalan raya kerap digunakan untuk hal-hal personal. Contohnya saja, kawinan tetangga. Karena keterbatasan tempat, yah terpaksa jalan raya dipakai sebagai tempat untuk mengisi tamu undangan yang hadir.

Tidak hanya itu, bahkan sunatan atau akikah potong rambut juga mengorbankan jalan raya. Tak heran kalau banyak jalan raya yang sering di tutup dan pengendara harus putar balik arah dengan mencari alternatif jalan.

Untuk hal-hal seperti itu mungkin sudah lazim dinegara ini, apalagi kalau ada demonstrasi sampai bakar ban, tentunya lumpuh total. Padahal pengendara lain juga punya kepentingan yang sangat mendesak.

Bisa dibayangkan jika ada pengendara yang akan melihat anaknya sedang sakit di Rumah Sakit tapi tak bisa lewat. Atau ada warga yang sedang melamar kerja dihari itu juga dia harus kehilangan kesempatan bekerja. Mungkin gak, sedikit saja melintas dibenak kita.

Apapun alasannya jalan raya adalah kepentingan umum yang telah di atur dalam undang-undang. Sehinnga penggunaanya adalah untuk umum bukan pribadi.

Berbahagialah yang sering tutup jalan, dan menderitalah yang menjadi korban.

Pertanyaannya kenapa gak pada tutup PLN yah? Mungkin butuh listrik. Kenapa gak tutup Rumah Sakit? Mungkin karena banyak yang sedang dirawat.

Lantas kenapa tutup jalan? Mungkin lagi gak berpergian.

Redaksi

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.